• Sabtu, 18 April 2026

Ekonom Sebut Redenominasi Rupiah Tak Mendesak: Tidak Ada Keuntungan Ekonomi

Photo Author
Zahar Ali, Pinrang 24 Jam
- Senin, 24 November 2025 | 23:57 WIB
Foto ilustrasi - Ekonom Anthony Budiawan soroti rencana redenominasi (gemini.ai)
Foto ilustrasi - Ekonom Anthony Budiawan soroti rencana redenominasi (gemini.ai)

Anthony menilai wacana redenominasi kerap muncul sebagai pengalihan isu publik.

Baca Juga: Kasus Korupsi Kepala Desa Melonjak Drastis, Kejaksaan Agung Kewalahan Tangani Ledakan Perkara di Semester I 2025

“Kita di Indonesia ini kalau saya perhatikan banyak sekali sesuatu itu hanya untuk pengalihan-pengalihan, ada sesuatu yang dilempar ke publik hanya untuk pengalihan,” katanya.

Jika redenominasi benar-benar dilaksanakan, menurut Anthony, prosesnya akan membutuhkan waktu bertahun-tahun, mulai dari pengesahan Undang-Undang hingga implementasi yang stabil.

“Seandainya redenominasi ini akan dijalankan, kita memerlukan mungkin paling sedikit 10 tahun lah, ada Undang-Undang lalu baru dilakukan,” tuturnya.

Baca Juga: Aktivitas Semeru Masih Tinggi, Warga Diminta Menjauhi Zona Merah hingga 20 Km

“Terus apa keuntungannya (redenominasi)? Saya tidak melihat ada keuntungannya gitu di dalam ekonomi. Saya tidak melihat substansi ini urgen untuk nilai ekonomi, ya,” tambahnya.

Sorotan lain juga ditujukan pada Bank Indonesia, yang menegaskan bahwa redenominasi tidak akan terjadi dalam waktu dekat.

“Bank Indonesia sendiri kalau nggak salah juga mengatakan kalau ini (redenominasi) belum lah, masih jauh dan sebagainya,” kata Anthony.

Baca Juga: 250 Ton Beras Ilegal Masuk Sabang Disegel, Menteri Pertanian Minta Pelaku Diusut

“Jadi, seolah-olah BI justru menyangkal. Kasarnya jangan dibahas dulu karena ini masih jauh,” tutupnya.****

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Zahar Ali

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X