• Sabtu, 18 April 2026

Wapres Gibran Pidato Sesi Kedua di KTT G20 Afrika Selatan, Sebut Program MBG Sebagai Investasi Strategis Indonesia

Photo Author
Muh. Nasrul, Pinrang 24 Jam
- Minggu, 23 November 2025 | 21:48 WIB
Wapres Gibran Rakabuming Raka saat menyampaikan pidato mengenai program Makan Bergizi Gratis dalam KTT G20 di Johannesburg (YouTube Wakil Presiden RI)
Wapres Gibran Rakabuming Raka saat menyampaikan pidato mengenai program Makan Bergizi Gratis dalam KTT G20 di Johannesburg (YouTube Wakil Presiden RI)

 

PINRANG.24JAMNEWS.COMKonferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Johannesburg, Afrika Selatan, menjadi ajang bagi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk menyampaikan komitmen Indonesia terhadap pembangunan manusia dan ketahanan pangan

Dalam forum internasional itu, Gibran hadir mewakili Indonesia dan menyampaikan pandangan pemerintah mengenai strategi memperkuat fondasi generasi masa depan, Senin, 23 November 2025.

Pada sesi pidato, Gibran membuka paparannya dengan menyoroti keberhasilan Afrika Selatan dalam memperkuat ketahanan energi, air, dan pangan. 

Baca Juga: Indonesia Dorong Akses Pembiayaan Adil bagi Negara Berkembang di KTT G20 Johannesburg

Ia menekankan bahwa bagi Indonesia, ketahanan pangan merupakan kebutuhan mendasar yang tidak lagi sekadar menjadi agenda ekonomi.

“Oleh karena itu, Presiden Indonesia berfokus pada ketahanan pangan dan makanan bergizi gratis bagi 80 juta pelajar dan ibu hamil sebagai investasi strategis,” ujar Gibran dalam pidatonya, dikutip dari siaran YouTube Wakil Presiden RI.

Gibran juga menegaskan bahwa implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah memberikan dampak signifikan pada berbagai sektor, mulai dari pemberdayaan petani hingga penguatan aktivitas ekonomi lokal.

Baca Juga: Anggota KKB Kodap XV Ditangkap di Keerom, Satgas Damai Cartenz Bongkar Pelarian Panjang Maam Taplo

“Hal ini mendorong penggunaan produk lokal, memberdayakan petani dan peternak, sekaligus memperluas kegiatan ekonomi di berbagai bidang,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pengalaman menghadapi ribuan bencana tahunan telah mendorong Indonesia untuk mengembangkan model ketahanan berkelanjutan.

“Sebuah kerangka kerja yang memungkinkan perkembangan SDM, pertumbuhan ekonomi, dan perlindungan lingkungan yang berjalan tetap dalam harmoni,” lanjutnya.

Baca Juga: Gempa 5,7 M Terparah dalam Dekade Terakhir Guncang Bangladesh, Korban 10 Tewas

Menutup pidatonya, Gibran mengingatkan bahwa Indonesia berada di kawasan rawan bencana sehingga konsep ketahanan harus diwujudkan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari. 

Sebelum Gibran, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menegaskan bahwa mayoritas penerima manfaat MBG adalah anak sekolah, sebagai bagian dari pemenuhan hak dasar mereka atas makanan bergizi. 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Muh. Nasrul

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X