PINRANG.24JAMNEWS.COM - Upaya aparat keamanan dalam menindak pelaku kekerasan di wilayah pegunungan kembali menunjukkan hasil signifikan.
Satgas Operasi Damai Cartenz bersama Polres Keerom berhasil mengamankan Maam Taplo, anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kodap XV Ngalum Kupel, setelah melakukan penyelidikan mendalam terhadap keberadaannya.
Penangkapan dilakukan di kawasan Arso Swakarsa, Kabupaten Keerom, sabtu, 22 November 2025.
Baca Juga: Gempa 5,7 M Terparah dalam Dekade Terakhir Guncang Bangladesh, Korban 10 Tewas
Maam Taplo selama ini masuk dalam daftar pencarian orang terkait keterlibatannya dalam serangkaian aksi kekerasan, termasuk penyerangan terhadap tenaga kesehatan di Kiwirok pada 2021.
Ia ditangkap tanpa perlawanan saat tim gabungan memastikan pergerakannya setelah diketahui meninggalkan Kiwirok menuju Jayapura dengan alasan berobat menggunakan rujukan medis dari Puskesmas Kiwirok.
Pelaku kemudian dibawa ke Polda Papua untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum.
Dari catatan penyidik, yang bersangkutan diduga terlibat dalam pembunuhan, penganiayaan berat, pembakaran fasilitas umum, serta beberapa penyerangan terhadap aparat di wilayah Kiwirok.
Rincian tindak kekerasan tersebut kini menjadi bagian dari pendalaman proses hukum.
Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menyampaikan apresiasi atas keberhasilan tim dalam menangkap pelaku.
“Penangkapan ini merupakan langkah penting dalam menegakkan hukum dan memberikan keadilan bagi para korban. Pelaku dengan rekam jejak kekerasan seperti ini harus mempertanggungjawabkan seluruh perbuatannya.” ujar Faizal.
Wakil Kepala Operasi, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., juga menegaskan komitmen aparat untuk melanjutkan operasi.
Artikel Terkait
Misteri Wafatnya Dirut Bank BJB, Informasi Internal Ungkap Dugaan Insiden di Lapangan Golf
Boy Thohir Tambah Kepemilikan Saham TRIM, Tegaskan Keyakinan pada Prospek Pasar Modal RI
Polda Metro Jaya Perpanjang Pencekalan Roy Suryo 6 Bulan, Penyidikan Masih Berlanjut
Pinrang 2025: Festival Budaya Internasional Angkat Potensi Daerah ke Level Global
Festival Budaya Pinrang 2025: Merayakan Seni dan Mengangkat UMKM Lokal