PINRANG.24JAMNEWS.COM - Indonesia membuka peluang pasokan minyak mentah dari Rusia sebagai langkah memperkuat ketahanan energi nasional di tengah tekanan global.
Kesepakatan ini merupakan tindak lanjut komunikasi tingkat tinggi antara Prabowo Subianto dan Vladimir Putin.
Pembahasan teknis dilakukan oleh Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, saat bertemu dengan Menteri Energi Rusia, Sergey Tsivilev, di Moskow pada Selasa, 14 April 2026.
Baca Juga: Selamatkan 38 Ribu Nyawa: Polres Pinrang Musnahkan 3,2 Kg Sabu Senilai Rp3,8 Miliar
Hasil pertemuan tersebut kemudian dilaporkan langsung kepada Presiden di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 16 April 2026.
“Alhamdulillah cukup menggembirakan bahwa kita akan mendapat pasokan crude (minyak mentah) dari Rusia,” ujar Bahlil.
Langkah ini dinilai penting mengingat kebutuhan impor minyak Indonesia yang mencapai sekitar 1 juta barel per hari.
Baca Juga: Buron Kasus Pencurian Rp2 Miliar di Pinrang: Polisi Kejar Duo Residivis Lintas Provinsi MI dan AI
Pemerintah pun terus mencari sumber pasokan dari berbagai negara untuk menjaga stabilitas energi dalam negeri.
Bahlil menegaskan, sesuai arahan Presiden, pemerintah berupaya memastikan ketersediaan energi nasional tetap aman hingga akhir tahun.
“Bapak Presiden selalu berpikir untuk bagaimana caranya agar ketersediaan kita satu tahun itu harus tetap ada. Saya menindaklanjuti untuk crude satu tahun dari mulai bulan ini sampai dengan bulan Desember, Insyaallah sudah aman,” jelasnya.
Selain memastikan pasokan, pemerintah juga menekankan aspek harga agar tetap kompetitif dan tidak merugikan negara.
Kerja sama ini tidak hanya mencakup suplai minyak mentah, tetapi juga membuka peluang pembangunan infrastruktur energi guna memperkuat cadangan nasional.
Artikel Terkait
Kunjungan Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, SMA Negeri 7 Pinrang Jadi Sekolah Inspiratif dalam Pengelolaan Lingkungan
Ramai Lexus Rp2 Miliar untuk Gubernur Disorot, Pemprov Sulsel Tegaskan Ini Bagian Efisiensi Aset
Progres Jalan MYP Pinrang Tembus 57 Persen, Gubernur Turun Langsung Pantau Lapangan
HUT ke-66 Pinrang, Bantuan Rp5 Miliar Difokuskan ke Warga dan Ekonomi Produktif
Harga Plastik Naik hingga 100%, Pedagang Es Teh di Pinrang Terjepit, Untung Kian Tipis