PINRANG.24JAMNEWS.COM - Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut resmi kembali ke Rumah Tahanan (Rutan) KPK pada Selasa, 24 Maret 2026.
Kepulangan tersangka skandal korupsi kuota haji ini dilakukan setelah masa pengalihan status menjadi tahanan rumah selama empat hari berakhir.
Gus Yaqut mendapatkan kesempatan berada di rumah sejak 19 Maret 2026 lalu yang memungkinkannya merayakan Idulfitri bersama keluarga.
Saat digiring menuju Gedung KPK, ia mengungkapkan rasa syukurnya dapat bertemu orang tua di momen hari raya tersebut.
“Alhamdulillah saya bisa sungkem ke ibu saya, ke ibunda saya,” ujar Yaqut singkat saat digiring menuju ruang tahanan.
Ia juga mengonfirmasi bahwa permohonan pengalihan status penahanan tersebut memang diajukan oleh pihak keluarganya kepada penyidik.
Sebelumnya, status tahanan rumah Gus Yaqut sempat menuai polemik karena tidak diumumkan secara transparan oleh KPK kepada publik.
Keberadaan Yaqut yang sempat menghilang dari rutan justru pertama kali diungkap oleh Silvia Rinita Harefa, istri mantan Wamenaker Immanuel Ebenezer, saat menjenguk suaminya.
Pihak KPK kemudian menjelaskan bahwa pengalihan tersebut merupakan bagian dari kebutuhan penyidikan yang sedang berjalan.
Baca Juga: MAKI Sebut KPK Pecahkan Rekor Buruk Usai Alihkan Penahanan Yaqut Cholil Qoumas Secara Diam Diam
Kuasa hukum Yaqut, Dodi S Abdulkadir, menegaskan bahwa kliennya selama ini selalu bersikap kooperatif dalam setiap tahapan hukum.
Menurutnya, keputusan pemberian status tahanan rumah merupakan pertimbangan teknis dari pihak KPK yang didukung oleh sikap patuh kliennya.
Artikel Terkait
Mabes TNI Resmi Tahan 4 Anggota Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus
LBH Jakarta Desak Pembentukan TGPF Independen Kasus Andrie Yunus Karena Temuan Pelaku Lebih Dari 4 Orang
Presiden Prabowo Subianto Ungkap Alasan Indonesia Gabung Dewan Perdamaian BoP Demi Dukung Kemerdekaan Palestina
Presiden Prabowo Subianto Kritik Anggaran Daerah Untuk Mobil Dinas 8 Miliar Rupiah Dan Minta Fokus Jembatan Desa
Presiden Prabowo Subianto Suspend 1.030 Dapur Makan Bergizi Gratis Demi Standarisasi Gizi Dan Keamanan Pangan