PINRANG.24JAMNEWS.COM - Rangkaian kegiatan keagamaan Lovestival Hijrah Day 2025 terus berlangsung dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.
Memasuki malam keempat, festival yang diselenggarakan selama 10 hari ini menghadirkan lomba adzan antar remaja masjid, sebuah inovasi baru yang bertujuan menghidupkan kembali peran aktif generasi muda dalam kegiatan keagamaan.
Acara yang digelar di Alun-Alun Kota Parepare tersebut diikuti oleh 25 perwakilan masjid dengan total 26 peserta. Panitia sengaja membatasi jumlah peserta karena seluruh rangkaian lomba harus rampung dalam satu malam.
Baca Juga: 250 Ton Beras Ilegal Masuk Sabang Disegel, Menteri Pertanian Minta Pelaku Diusut
Ketua panitia, Ustaz Muhammad Saiful Ogi atau akrab disapa Ustad Ogi, menjelaskan bahwa pemilihan alun-alun sebagai lokasi merupakan upaya membuka ruang publik bagi kegiatan keagamaan agar dapat disaksikan oleh masyarakat luas.
“Biasanya lomba adzan itu dilakukan di masjid. Kali ini kita buat di Alun-Alun Parepare supaya masyarakat tahu bahwa kegiatan keagamaan juga bisa dirasakan di ruang publik,” ujarnya, Senin, 24 November 2025.
Ia juga menyoroti pentingnya keterlibatan remaja masjid. Menurutnya, banyak remaja kini kurang aktif, sementara sebagian besar masjid masih mengandalkan orang tua untuk mengumandangkan adzan.
Baca Juga: Aktivitas Semeru Masih Tinggi, Warga Diminta Menjauhi Zona Merah hingga 20 Km
Melalui lomba ini, panitia berharap remaja dapat kembali diberdayakan dan terlibat lebih aktif dalam aktivitas masjid.
Festival ini sendiri merupakan hasil inisiatif Ustad Ogi sekaligus bentuk kolaborasi berbagai komunitas remaja masjid se-Parepare yang terlibat sebagai panitia lokal.
Sinergi ini mendapat respons positif dari banyak pihak, termasuk dukungan langsung dari Wali Kota Parepare.
Sejak awal, panitia menegaskan bahwa manfaat terbesar yang ingin dihadirkan festival ini adalah menjadi ruang kolaborasi bagi berbagai lembaga yang sebelumnya jarang terhubung.
“Di sini tempatnya menjadi wadah untuk kolaborasi. Dulunya tidak ada kegiatan yang melibatkan banyak lembaga,” tambah Ustad Ogi.