• Sabtu, 18 April 2026

Lovestival Hijrah Day 2025 Hidupkan Peran Remaja Masjid Lewat Lomba Adzan, Antusiasme Warga Meledak di Alun-Alun kota Parepare

Photo Author
Sudianto M., Pinrang 24 Jam
- Selasa, 25 November 2025 | 20:04 WIB
Peserta Lomba Adzan Lovestival Hijrah Day 2025 (Sudianto Tang)
Peserta Lomba Adzan Lovestival Hijrah Day 2025 (Sudianto Tang)

PINRANG.24JAMNEWS.COM - Rangkaian kegiatan keagamaan Lovestival Hijrah Day 2025 terus berlangsung dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. 

Memasuki malam keempat, festival yang diselenggarakan selama 10 hari ini menghadirkan lomba adzan antar remaja masjid, sebuah inovasi baru yang bertujuan menghidupkan kembali peran aktif generasi muda dalam kegiatan keagamaan.

Acara yang digelar di Alun-Alun Kota Parepare tersebut diikuti oleh 25 perwakilan masjid dengan total 26 peserta. Panitia sengaja membatasi jumlah peserta karena seluruh rangkaian lomba harus rampung dalam satu malam.

Baca Juga: 250 Ton Beras Ilegal Masuk Sabang Disegel, Menteri Pertanian Minta Pelaku Diusut

Ketua panitia, Ustaz Muhammad Saiful Ogi atau akrab disapa Ustad Ogi, menjelaskan bahwa pemilihan alun-alun sebagai lokasi merupakan upaya membuka ruang publik bagi kegiatan keagamaan agar dapat disaksikan oleh masyarakat luas.

“Biasanya lomba adzan itu dilakukan di masjid. Kali ini kita buat di Alun-Alun Parepare supaya masyarakat tahu bahwa kegiatan keagamaan juga bisa dirasakan di ruang publik,” ujarnya, Senin, 24 November 2025.

Ia juga menyoroti pentingnya keterlibatan remaja masjid. Menurutnya, banyak remaja kini kurang aktif, sementara sebagian besar masjid masih mengandalkan orang tua untuk mengumandangkan adzan.

Baca Juga: Aktivitas Semeru Masih Tinggi, Warga Diminta Menjauhi Zona Merah hingga 20 Km

Melalui lomba ini, panitia berharap remaja dapat kembali diberdayakan dan terlibat lebih aktif dalam aktivitas masjid.

Juri Lomba Adzan Lovestifal Hijrah Day 2025
Juri Lomba Adzan Lovestifal Hijrah Day 2025 (Sudianto Tang)

Festival ini sendiri merupakan hasil inisiatif Ustad Ogi sekaligus bentuk kolaborasi berbagai komunitas remaja masjid se-Parepare yang terlibat sebagai panitia lokal. 

Sinergi ini mendapat respons positif dari banyak pihak, termasuk dukungan langsung dari Wali Kota Parepare.

Baca Juga: Kasus Korupsi Kepala Desa Melonjak Drastis, Kejaksaan Agung Kewalahan Tangani Ledakan Perkara di Semester I 2025

Sejak awal, panitia menegaskan bahwa manfaat terbesar yang ingin dihadirkan festival ini adalah menjadi ruang kolaborasi bagi berbagai lembaga yang sebelumnya jarang terhubung.

“Di sini tempatnya menjadi wadah untuk kolaborasi. Dulunya tidak ada kegiatan yang melibatkan banyak lembaga,” tambah Ustad Ogi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Sudianto M.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X