PINRANG.24JAMNEWS.COM - Wajah kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Antang di Kecamatan Manggala dipastikan akan segera berubah melalui sentuhan perbaikan infrastruktur besar-besaran.
Langkah strategis ini diambil Pemerintah Kota Makassar untuk menyudahi persoalan klasik antrean panjang armada truk sampah yang kerap memicu kepadatan arus lalu lintas di wilayah tersebut.
Melalui skema pembangunan jalan akses dan penataan kawasan, pemerintah menargetkan sistem distribusi sampah menjadi lebih tertata, efisien, dan ramah bagi mobilitas warga sekitar.
Baca Juga: Geopolitik Global Memanas, Andi Sudirman Sulaiman Titip Pesan Damai untuk Amerika Serikat
Pengerjaan proyek ini dipusatkan pada penguatan aksesibilitas armada menuju titik bongkar muat. Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar telah mengalokasikan anggaran fantastis mencapai Rp10,63 miliar pada tahun 2026 khusus untuk pembangunan jalan akses TPA Tamangapa.
Proyek ini diharapkan menjadi solusi permanen agar kendala teknis saat armada keluar masuk tidak lagi menghambat pelayanan kebersihan kota.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa pembenahan ini bukan sekadar perbaikan jalan, melainkan bagian dari transformasi tata kelola persampahan.
Baca Juga: Dorong Kontribusi Ekonomi, Andi Sudirman Ajak Saudagar Bugis-Makassar Bangun Kampung Halaman
“Kami sudah melakukan rapat bersama dinas teknis terkait untuk memastikan solusi penanganan bongkar muat sampah ini berjalan berkelanjutan,” ujar Munafri pada 27 Maret 2026.
Selain fokus pada jalan utama, estetika dan keselamatan kawasan juga menjadi prioritas. Pemerintah menyiapkan pagu anggaran sebesar Rp12,65 miliar untuk penataan pedestrian di dua ruas jalan penyangga TPA.
Langkah ini diambil guna menciptakan keteraturan wilayah yang selama ini terkesan semrawut akibat aktivitas truk pengangkut sampah yang padat, terutama pada periode tertentu.
Baca Juga: Siasat 'Cerdik' KPK di Balik Drama Penahanan Yaqut Cholil, Mahfud MD Buka Suara
Ia menjelaskan bahwa saat ini langkah cepat telah diambil di lapangan dengan menambah unit alat berat untuk mempercepat proses evakuasi sampah di titik timbunan.
“Soal antrean mobil sampah, kami sudah turunkan alat berat dan akan ditambah lagi. Jadi, sudah ada tambahan alat di lokasi untuk membantu mengurai kemacetan, sambil menunggu perbaikan sistem yang lebih optimal,” jelas pria yang akrab disapa Appi tersebut.
Artikel Terkait
MAKI Sebut KPK Pecahkan Rekor Buruk Usai Alihkan Penahanan Yaqut Cholil Qoumas Secara Diam Diam
Mahfud MD Kritik Tata Kelola Makan Bergizi Gratis Amburadul Dan Soroti Temuan Lele Mentah Di Madura
Malam Takbiran di Dusun Dolangan Makkawaru Meriah, Patrol Anak Muda Sita Perhatian Warga
Pemerintah Percepat Pembangunan 104 Sekolah Rakyat Baru Guna Perluas Akses Pendidikan Masyarakat Miskin Ekstrem
PSHK Dan LBH Jakarta Desak Prajurit TNI Pelaku Teror Air Keras Andrie Yunus Diadili Di Peradilan Umum