• Sabtu, 18 April 2026

Sindikat Pencuri Spesialis Wisatawan Bromo Diringkus, Barang Berharga WNA Thailand Senilai Ratusan Juta Rupiah Raib

Photo Author
Zahar Ali, Pinrang 24 Jam
- Rabu, 25 Februari 2026 | 23:55 WIB
Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif menunjukkan barang bukti koper milik WNA Thailand dan plat mobil operasional pelaku saat konferensi pers di Mapolres Probolinggo (Dok. Polri)
Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif menunjukkan barang bukti koper milik WNA Thailand dan plat mobil operasional pelaku saat konferensi pers di Mapolres Probolinggo (Dok. Polri)

 

PINRANG.24JAMNEWS.COM - Kawasan wisata internasional Gunung Bromo sempat dikejutkan dengan aksi kriminalitas yang menyasar pelancong mancanegara.

Satreskrim Polres Probolinggo Polda Jatim bergerak cepat merespons insiden tersebut dan berhasil membongkar komplotan pencuri spesialis kendaraan parkir yang merugikan seorang turis asal Thailand hingga ratusan juta rupiah.

Kejadian bermula saat korban berinisial MKJ (54) tengah menikmati liburan di ikon wisata Jawa Timur tersebut pada Minggu, 15 Februari 2026.

Baca Juga: Jalan Rusak Parah di Dusun Bottae Hambat Aktivitas Warga, Lubang dan Aspal Terkelupas Mengancam Keselamatan

Korban harus kehilangan total tiga tas dan tiga koper yang disimpan di dalam mobil sewaan saat dirinya tengah berpindah kendaraan menuju kawah Bromo. Estimasi kerugian materiil yang diderita korban mencapai Rp108.368.200.

Kapolres Probolinggo, AKBP M. Wahyudin Latif, dalam keterangannya mengungkapkan bahwa titik terjadinya perkara berada di area parkir pintu masuk Desa Wonotoro, yang berbatasan langsung dengan Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura.

“Modus operandi yang digunakan komplotan pelaku adalah dengan merusak kunci pintu mobil Hiace yang digunakan korban, kemudian mengambil barang-barang yang berada di dalam kendaraan tersebut,” kata AKBP Latif, saat konferensi pers di Lobby Mapolres Probolinggo, Selasa, 24 Februari 2026.

Baca Juga: Bripda Mesias Siahaya Dipecat Usai Pukul Pelajar, Kapolda Maluku Tegaskan Tak Toleransi Kekerasan

Kronologi kejadian bermula ketika rombongan korban tiba di Jawa Timur melalui Surabaya sehari sebelum insiden. Setelah menginap di Probolinggo, rombongan bertolak menuju Bromo menggunakan mobil Hiace pada dini hari.

Di Pendopo Agung Ngadisari, mereka berganti transportasi menggunakan Jeep untuk mencapai area kawah, namun barang-barang pribadi tetap ditinggalkan di dalam mobil Hiace.

Nahas, saat kembali dari destinasi sekitar pukul 11.30 WIB, korban mendapati akses pintu depan kanan mobilnya telah dirusak dan terbuka.

Baca Juga: Kapolda Sulsel Klarifikasi Kematian Bripda Dirja Pratama, Satu Tersangka Diamankan dan Lima Diperiksa

"Setelah diperiksa, Tiga tas dan Tiga koper milik korban beserta isinya telah hilang. Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polres Probolinggo," ujar AKBP Latif.

Melalui serangkaian penyelidikan intensif, kepolisian berhasil mengamankan tiga orang tersangka dengan peran yang berbeda.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Zahar Ali

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X