PINRANG.24JAMNEWS.COM - Menteri Keuangan Republik Indonesia, Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan bahwa meskipun sejumlah wilayah di Sumatera dilanda bencana banjir dan tanah longsor. Dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi nasional diperkirakan tidak akan signifikan.
Pemerintah juga memastikan kesiapan untuk memberikan pembiayaan dalam menangani bencana, termasuk pemulihan fasilitas umum dan infrastruktur yang terdampak.
Pernyataan tersebut disampaikan Purbaya saat menjawab pertanyaan wartawan pada Kamis, 5 Desember 2025.
Baca Juga: DPR Desak Penyaluran Bantuan Bencana di Sumatera Tak Lagi Dilempar dari Udara
Ia menjelaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan dana tambahan untuk penanganan bencana, yang penggunaannya akan disesuaikan dengan pengajuan anggaran dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
“Kebutuhan pembiayaan bencana selalu diantisipasi dalam struktur anggaran negara, termasuk melalui cadangan yang dikelola BNPB. Karena itu, kami tidak melihat adanya risiko serius terhadap stabilitas ekonomi maupun ruang fiskal,” ujar Purbaya.
Menteri Keuangan tersebut menambahkan bahwa meskipun beberapa wilayah terdampak bencana dan memerlukan pemulihan, aktivitas ekonomi nasional tetap berada pada jalur positif.
Baca Juga: Menhut Raja Juli Ungkap Jejak Awal Kayu Gelondongan yang Hanyut saat Banjir Bandang di Sumatera
Ia memperkirakan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia akan tetap tumbuh stabil di atas angka 5 persen, berkat pergerakan sektor-sektor strategis dan belanja pemulihan infrastruktur yang terus berjalan.
“Saya pikir sih di atas 5, masih akan di atas 5,5 persen,” tuturnya.
Purbaya juga menjelaskan bahwa kegiatan rekonstruksi dan perbaikan fasilitas publik setelah bencana akan memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian.
Baca Juga: Polisi Jemput Paksa Selebgram Lisa Mariana Terkait Kasus Video Asusila
Menurutnya, belanja untuk perbaikan infrastruktur akan menjadi stimulus tambahan, khususnya bagi daerah-daerah yang terdampak langsung.
“Apalagi nanti kalau ada perbaikan-perbaikan fasilitas bangunan dan lain-lain, itu akan mendorong ekonomi sedikit,” tambahnya.