PINRANG.24JAMNEWS.COM - Kondisi jalur nasional di kawasan Lembah Anai, Sumatera Barat, menjadi perhatian serius pemerintah setelah banjir besar dan longsor melumpuhkan akses utama yang menghubungkan provinsi tersebut dengan Riau.
Dalam tinjauannya Selasa, 2 Desember 2025, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menekankan bahwa ruas tersebut merupakan salah satu jalur strategis bagi mobilitas masyarakat dan arus logistik.
Kerusakan parah yang terjadi membuat aktivitas ekonomi terganggu, sementara distribusi kebutuhan mendesak terhambat.
Sebagai langkah awal, alat berat dari Kementerian Pekerjaan Umum telah diterjunkan untuk membuka akses sementara agar jalur dapat dilalui secara terbatas.
“Saat ini alat berat dari Kementerian PU telah dikerahkan dan bekerja di lapangan untuk membuka kembali akses secara temporer, agar jalur ini dapat kembali terhubung secara terbatas, khususnya untuk kebutuhan yang bersifat mendesak dan esensial,” ujar AHY.
Ia juga menekankan bahwa proses pembukaan akses membutuhkan kehati-hatian karena kondisi medan yang masih labil. Dukungan pengamanan lalu lintas dikoordinasikan bersama TNI dan Polri.
Baca Juga: Mahfud MD Soroti Kerusakan Lingkungan dan Kriminalisasi Aktivis, Desak Negara Bertindak Tegas
“Kami mohon waktu, karena proses ini membutuhkan kehati-hatian demi keselamatan bersama. Pengamanan dan pengaturan lalu lintas akan dibantu oleh TNI dan Polri agar tetap tertib,” lanjutnya.
Selain penanganan darurat, pemerintah pusat juga menyiapkan langkah pemulihan permanen untuk memastikan konektivitas kembali pulih secara bertahap.
AHY menyebut bahwa jalur tersebut merupakan aset nasional yang memerlukan perhatian lintas sektor.
Baca Juga: Bupati Aceh Timur Luapkan Kekecewaan soal Minimnya Respons Satpol PP Saat Banjir Bandang
“Secara paralel, pemerintah pusat juga menyiapkan langkah penanganan yang lebih permanen. Ini adalah aset nasional, dan negara hadir untuk memastikan konektivitas pulih secara bertahap dan berkelanjutan, bersama pemerintah daerah dan seluruh unsur di lapangan,” ungkapnya.
AHY juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang sudah bekerja siang dan malam untuk mempercepat pemulihan.
Artikel Terkait
Soal Warga Ambil Logistik di Minimarket Tapteng dan Sibolga, Pemprov Sumut: Bukan Kesalahan Masyarakat Saja
Susno Duadji Ungkap Perjalanan Karier Lengkap di Polri: Dari Penyidik, Penyusun UU, hingga Pernah Dipenjara
Korban Banjir dan Longsor di Aceh Bertambah, 156 Meninggal dan 181 Masih Hilang
Mahasiswa UMB Terapkan Inovasi Sains untuk Kembangkan Desa Dwitiro
BNN kembali melakukan rotasi kepemimpinan dengan melantik Kombes Pol. Dr. Dedy Tabrani, S.I.K., M.Si., sebagai Kepala BNN Provinsi Kalimantan Tengah