Ia menekankan bahwa tantangan atau masalah yang dihadapi Indonesia saat ini tidak semestinya dijadikan alasan bagi warga negara untuk bersikap apatis atau meninggalkan akar budayanya.
Baca Juga: Gudang Bekas Kandang Ayam Jadi Pabrik Mie Berformalin, Polda Jabar Amankan Tersangka di Garut
Arie berharap generasi mendatang, termasuk anaknya, tetap memegang teguh identitas WNI demi kemajuan bangsa.
"Hanya karena di negara ini banyak masalah, bukan berarti boleh semudah itu berkhianat," terangnya.
"Anakku tidak apa-apa terus menjadi WNI, kudoakan semoa dia bisa membawa bangsa ini kepada masa yang lebih baik dari sekarang," tambah Arie.
Baca Juga: Perkuat Sinergi Publikasi, Promedia Siap Masifkan Berbagai Program Strategis TNI Angkatan Darat
Selain isu nasionalisme, fokus perhatian Arie Kriting juga tertuju pada kasus hukum yang menjerat oknum Brimob di Maluku.
Korban yang masih duduk di bangku SMP dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami kekerasan fisik.
Arie menggambarkan peristiwa ini sebagai sebuah luka besar bagi kemanusiaan dan perlindungan anak di Indonesia.
Baca Juga: Putusan Inkracht Kasus Skincare Ilegal, Pemilik MH Cosmetic Resmi Masuk Lapas Kelas 1A Makassar
"Seorang pelajar, usianya masih 14 tahun, kepalanya remuk, dipukul, lalu tersungkur di atas tanah Maluku, nyawanya terenggut," paparnya.
"Sedih hatiku," sambung Arie Kriting menggambarkan perasaan hatinya.
Menutup pernyataannya, ia menyampaikan harapan agar aparat penegak hukum senantiasa mengedepankan sisi humanis dalam menjalankan tugas.
Baca Juga: Cetak Rekor Produktivitas 10 Ton Per Hektare, Sidrap Perkuat Status Lumbung Pangan Nasional
Hal ini bertujuan agar fungsi perlindungan masyarakat tetap terjaga tanpa adanya tindakan kekerasan yang merenggut nyawa.
Artikel Terkait
Aspirasi Warga Dolangang: Keluhkan Jalan Tani Bak Kubangan hingga Harapan Sumur Bor
Geger di Giwangan: Bukan Penculikan, Polisi Ungkap Kasus Pelecehan Anak
Banyak Warga Tak Terdaftar BPJS Gratis, Andi Iccang Buka Fakta Saat Reses di Mattiro Bulu
Gema Ramadan di Bumi Lasinrang: Puluhan Peserta Semarakkan Pawai Patrol Pinrang
Ratusan Pengusaha Pangan Kena Tegur, Satgas Pangan Polri Temukan Pelanggaran Jelang Ramadan