PINRANG.24JAMNEWS.COM - Anggota DPRD Kabupaten Pinrang, Andi Riksan, menggelar agenda reses dan silaturahmi yang dipusatkan di Dusun Dolangang, Kecamatan Mattiro Bulu, pada Sabtu, 14 Februari 2026.
Pertemuan ini menjadi wadah krusial bagi warga Daerah Pemilihan (Dapil) II yang meliputi Kecamatan Suppa dan Kecamatan Mattiro Bulu
Pertemuan ini menjadi momentum bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan mendesak terkait infrastruktur pertanian dan kebutuhan air bersih.
Kegiatan yang berlangsung hangat ini dihadiri oleh Camat Mattiro Bulu, H. Aris Mangopo, Ketua KPU Kabupaten Pinrang, Muh. Ali Jodding, serta unsur Babinsa, Bhabinkamtibmas, tokoh agama, dan tokoh masyarakat setempat.
Andi Riksan menekankan bahwa kehadirannya adalah bentuk tanggung jawab moral sebagai wakil rakyat untuk menjemput langsung persoalan di akar rumput.
Dalam sesi dialog, warga menyoroti kondisi jalan tani di wilayah Kelompok Tani Tanra Tellu yang kian memprihatinkan.
Baca Juga: Gerak Cepat, Dinas Sosial Pinrang Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Manarang
Saat musim hujan tiba, akses tersebut menjadi becek dan berlumpur, sehingga menghambat mobilitas pengangkutan hasil panen.
Seorang tokoh masyarakat setempat, Muhammad Sadik, memberikan gambaran ekstrem mengenai kerusakan jalan yang selama ini menyulitkan para petani.
“Itu jalan bukan hanya gabahnya yang tenggelam, tetapi motornya juga, akibat parahnya kondisi jalan tani tersebut,” keluh Sadik saat menjelaskan kondisi jalan itu.
Baca Juga: Gandeng Driver Ojol Jadi Mata dan Telinga Keamanan, Ini Langkah Strategis Polres Pinrang
Merespons hal itu, Andi Riksan berjanji akan memprioritaskan peninjauan langsung ke lokasi untuk memastikan tingkat kerusakan jalan tersebut.
Selain persoalan jalan, politisi ini juga membawa kabar baik mengenai pengadaan infrastruktur air bersih melalui program sumur bor yang menjadi kebutuhan dasar warga.
Artikel Terkait
Kasus Suap Bea Cukai: KPK Temukan Aliran Rp7 Miliar per Bulan dari Impor Barang Palsu
Bangun Kampung Haji di Makkah, Presiden Pastikan Fasilitas Maksimal dan Turunkan Biaya Haji
Pesan Pemerintah di HPN 2026: Pers Diminta Kian Profesional dan Bertanggung Jawab
Mengejar Pertumbuhan 8 Persen: Strategi MIND ID Bawa Ekonomi Indonesia Keluar dari Middle Income Trap
IPK Indonesia Turun Tajam, Mahfud MD Singgung Dampaknya ke Investor dan Kepastian Hukum