• Sabtu, 18 April 2026

Kecelakaan Alat Berat di Pinrang, Seorang Pria Meninggal Tertindis Mobil Combine

Photo Author
Zahar Ali, Pinrang 24 Jam
- Senin, 6 April 2026 | 13:27 WIB
Alat combine harvester yang terguling di saluran irigasi di Pinrang setelah kecelakaan kerja yang menewaskan operator (Z.A)
Alat combine harvester yang terguling di saluran irigasi di Pinrang setelah kecelakaan kerja yang menewaskan operator (Z.A)

PINRANG.24JAMNEWS.COM - Sebuah kecelakaan kerja terjadi di area persawahan Lingkungan Salo, Kelurahan Salo, Kabupaten Pinrang, Senin, 6 April 2026, sekitar pukul 11.45 WITA.

Insiden ini melibatkan alat pemanen padi (combine harvester) dan menyebabkan satu orang operator meninggal dunia.

Korban diketahui bernama Mustamin (58), warga Bonto Pucu, Kelurahan Amassange, Kecamatan Lanrisang. Ia merupakan operator pada unit combine harvester BIMO 102 milik H. Supardi.

Baca Juga: Kafilah MTQ Pinrang Siap Berlaga di Maros, Ini Harapan dan Dukungan untuk Peserta

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula saat alat tersebut digunakan untuk memanen padi di lahan milik warga sejak pagi hari.

Setelah menyelesaikan pekerjaan, unit combine harvester hendak berpindah ke lokasi lain. Namun saat melintasi pematang sawah dan saluran irigasi, alat berat tersebut diduga kehilangan keseimbangan hingga akhirnya terguling.

Kondisi medan yang tidak stabil menjadi salah satu faktor yang diduga memicu kecelakaan tersebut.

Baca Juga: 3 Prajurit RI Gugur di Lebanon, Pemerintah Desak PBB Bertindak

Saat alat terbalik, korban terlempar ke saluran irigasi dan tidak sempat menyelamatkan diri. Tubuh korban kemudian tertindis oleh badan mesin combine yang berat.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka serius dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi.

Insiden ini menjadi pengingat penting bagi para pekerja di sektor pertanian untuk selalu memperhatikan faktor keselamatan kerja, terutama saat mengoperasikan alat berat di medan yang tidak rata.

Baca Juga: WFH ASN Sulsel Tiap Jumat, Warga Tak Perlu Khawatir Layanan Publik

Hingga saat ini, peristiwa tersebut telah ditangani oleh pihak berwenang untuk proses evakuasi dan pendataan lebih lanjut.****

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Zahar Ali

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X