PINRANG.24JAMNEWS.COM – UPT SMAN 7 Pinrang sukses melaksanakan kegiatan Pesantren Kilat Ramadhan Mengaji yang berlangsung selama lima hari, mulai 23 hingga 27 Februari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 162 siswa kelas X dan XI yang terdaftar sebagai peserta.
Pesantren Kilat Ramadhan Mengaji sebagai salah satu program pemerintah ini menjadi bagian dari program pembinaan karakter religius sekolah dalam membentuk generasi pelajar yang beriman, berakhlak, dan berprestasi.
Selama pelaksanaan, para siswa mendapatkan materi seputar penguatan akidah, pembinaan akhlak, tahsin dan tartil Al-Qur’an, fiqih ibadah Ramadhan, serta motivasi meningkatkan kualitas diri sebagai pelajar muslim.
Kegiatan ini menghadirkan lima pemateri yang kompeten di bidangnya. Para pemateri memberikan pembelajaran yang interaktif, inspiratif, dan aplikatif sehingga para siswa tidak hanya memahami materi secara teori, tetapi juga mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Baca Juga: LPDP Jatuhkan Sanksi Tegas kepada Delapan Alumni Penerima Beasiswa yang Melanggar Ketentuan
Suasana pesantren kilat berlangsung dengan penuh kekhusyukan dan antusiasme. Selain penyampaian materi, peserta juga mengikuti sesi praktik membaca Al-Qur’an, diskusi keagamaan, serta pembiasaan ibadah harian yang terstruktur selama kegiatan berlangsung.
Kepala UPT SMAN 7 Pinrang, Drs. Ikhwan Matu, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, pemateri, dan peserta yang telah menyukseskan kegiatan tersebut.
Beliau berharap kegiatan ini menjadi momentum perubahan positif bagi seluruh siswa.
“Saya berharap seluruh peserta menjadikan Pesantren Kilat Ramadhan Mengaji ini sebagai titik awal untuk semakin mencintai Al-Qur’an, memperbaiki akhlak, dan meningkatkan kedisiplinan dalam beribadah.
Ilmu yang diperoleh selama lima hari ini hendaknya tidak berhenti di sini, tetapi terus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Beliau juga menekankan pentingnya menjaga semangat setelah Ramadhan.
“Jangan hanya semangat saat Ramadhan saja. Tunjukkan bahwa siswa SMAN 7 Pinrang adalah pelajar yang memiliki karakter kuat, santun dalam bertutur, dan disiplin dalam belajar serta beribadah,” tambahnya.
Dengan berakhirnya kegiatan pada 27 Februari 2026, diharapkan seluruh peserta mampu menjadi generasi muda yang cerdas secara intelektual, matang secara emosional, dan kokoh secara spiritual.
Artikel Terkait
Kematian Bocah 12 Tahun di Sukabumi: Hasil Autopsi Ungkap Luka Bakar dan Dugaan Kekerasan Ibu Tiri
Arie Kriting Soroti Ironi Nasionalisme Alumni LPDP dan Tragedi Siswa SMP di Maluku
Komisi III DPR Desak Sanksi Maksimal untuk Ibu Tiri di Sukabumi: Kasus Nizam Jadi Perhatian Serius
Ironi di Hulu Energi Sukabumi: Warga Ring 1 Pembangkit Listrik Justru Belum Terjamah Akses Penerangan
Kematian Janggal Bripda DP di Mapolda Sulsel: Keluarga Temukan Luka Lebam dan Desak Pengusutan Tuntas