• Sabtu, 18 April 2026

IPK Indonesia Turun Tajam, Mahfud MD Singgung Dampaknya ke Investor dan Kepastian Hukum

Photo Author
Zahar Ali, Pinrang 24 Jam
- Jumat, 13 Februari 2026 | 21:10 WIB
Menyoroti penuturan eks Menko Polhukam, Mahfud MD soal skor korupsi Indonesia yang dinilai anjlok (instagram / @mohmahfudmd)
Menyoroti penuturan eks Menko Polhukam, Mahfud MD soal skor korupsi Indonesia yang dinilai anjlok (instagram / @mohmahfudmd)

Selain menyinggung iklim investasi, Mahfud juga menyoroti lemahnya implementasi pemberantasan korupsi sepanjang tahun lalu.

Baca Juga: Mengejar Pertumbuhan 8 Persen: Strategi MIND ID Bawa Ekonomi Indonesia Keluar dari Middle Income Trap

Ia menilai komitmen pemberantasan korupsi tidak cukup hanya diwacanakan, tetapi harus dibuktikan melalui langkah konkret.

“Sementara di lapangan, agak kurang kuat terutama KPK di tahun lalu kan memang lemah sekali seperti nggak kerja apa-apa,” ujarnya.

Pernyataan tersebut menjadi kritik terbuka terhadap kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi sepanjang 2025 yang dinilai belum menunjukkan progres signifikan dalam penindakan perkara korupsi.

Baca Juga: Strategi Penguatan Portofolio: Menyeimbangkan Fleksibilitas Investasi Saham dan Mitigasi Risiko

Penurunan IPK Indonesia tahun ini dinilai sebagai sinyal serius bagi tata kelola pemerintahan dan keberlanjutan iklim investasi.

Perbaikan sistem hukum dan penguatan institusi antikorupsi dipandang menjadi langkah krusial untuk memulihkan kepercayaan publik maupun dunia usaha.****

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Zahar Ali

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X