PINRANG.24JAMNEWS.COM - CEO Promedia, Agus Sulistriyono, melakukan kunjungan resmi ke Markas Besar TNI Angkatan Darat (Mabes TNI AD) di Jalan Veteran, Jakarta, Kamis, 19 Februari 2026.
Pertemuan ini menjadi momentum krusial dalam menjajaki peluang kolaborasi strategis guna mengoptimalkan penyebarluasan informasi terkait pengabdian TNI AD kepada masyarakat.
Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad), Brigadir Jenderal TNI Donny Pramono, S.E., M.Han.
Baca Juga: Putusan Inkracht Kasus Skincare Ilegal, Pemilik MH Cosmetic Resmi Masuk Lapas Kelas 1A Makassar
Dialog yang berlangsung dalam suasana hangat ini berfokus pada potensi publikasi program-program unggulan TNI AD melalui ekosistem media Promedia yang memiliki jangkauan luas di tanah air.
Dalam audensi ini, Kadispenad didampingi oleh jajaran pejabat utama Dispenad, di antaranya Kol Inf M. Gasim, Kol Arm G. Awan F, Letkol Inf Aryo P.U, Letkol Arh M. Khoirul A, Kol Inf Eka Wira D, serta Letkol Inf Suwarno.
Sementara dari pihak Promedia, turut hadir Direktur Marketing Pladius Bimo Aditya, Ketua Umum JPP Sunardi Panjaitan, dan Sekjen JPP Hadi Suprapto.
Baca Juga: Cetak Rekor Produktivitas 10 Ton Per Hektare, Sidrap Perkuat Status Lumbung Pangan Nasional
Agus Sulistriyono menyatakan komitmen penuh untuk memberikan dukungan melalui jaringan media yang ia pimpin.
Dengan kekuatan 1.250 media yang tersebar di lebih dari 300 kota, Promedia siap menjadi mitra strategis pemerintah dan TNI dalam mendistribusikan informasi yang akurat hingga ke pelosok daerah.
“Kami siap berkolaborasi dan menjadi mitra publikasi program-program TNI AD melalui jaringan media kami yang menjangkau masyarakat luas, dari pusat hingga daerah,” ujar Agus.
Baca Juga: Ratusan Pengusaha Pangan Kena Tegur, Satgas Pangan Polri Temukan Pelanggaran Jelang Ramadan
Merespons kesiapan tersebut, Brigjen TNI Donny Pramono mengungkapkan bahwa saat ini TNI AD sedang mengintensifkan sejumlah program strategis nasional.
Beberapa di antaranya adalah pembangunan 8.000 titik Jembatan Nusantara, yang mencakup jembatan bailey dan jembatan gantung, guna mempercepat pemerataan konektivitas di wilayah-wilayah terpencil.