• Sabtu, 18 April 2026

Layanan Keagamaan di Aceh Jadi Prioritas, Kemenag Gerak Cepat Pulihkan Masjid dan KUA Pasca-Banjir

Photo Author
Zahar Ali, Pinrang 24 Jam
- Selasa, 13 Januari 2026 | 18:46 WIB
Dirjen Bimas Islam Abu Rokhmad saat meninjau langsung kondisi salah satu fasilitas keagamaan yang terdampak banjir di Provinsi Aceh (Dok. kemenag)
Dirjen Bimas Islam Abu Rokhmad saat meninjau langsung kondisi salah satu fasilitas keagamaan yang terdampak banjir di Provinsi Aceh (Dok. kemenag)

Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) Kementerian Agama mengawal pemulihan layanan keagamaan terdampak banjir di Aceh

Dirjen Bimas Islam Abu Rokhmad, mengatakan, kehadiran Kementerian Agama, selain mendistribusikan bantuan, juga memastikan hak beribadah masyarakat tetap terpenuhi di tengah situasi darurat.

“Penanganan pasca bencana harus menyentuh aspek fisik dan spiritual secara simultan. Masjid, KUA, madrasah, dan ruang-ruang keagamaan lainnya perlu segera dipulihkan agar tetap berfungsi sebagai pusat layanan umat, terlebih menjelang Ramadhan,” ujarnya di Aceh, Selasa, 13 Januari 2026.

Baca Juga: Indonesia Siap Mandiri Energi: RDMP Kilang Balikpapan Siap Pangkas Impor Solar dan Bensin

"Layanan keagamaan tidak boleh terhenti. Ini bagian dari pelayanan dasar yang harus kita jaga bersama,” lanjutnya.

Abu Rokhmad juga meninjau sejumlah posko kemanusiaan, masjid, KUA, dan madrasah di Kabupaten Pidie Jaya, Bireuen, hingga Aceh Utara.

Di setiap titik, ia berdialog dengan warga, penyuluh agama, tokoh masyarakat, serta relawan untuk memetakan kebutuhan mendesak dan memastikan bantuan tepat sasaran.

Baca Juga: Jerat KUHP Baru Mengancam Pandji Pragiwaksono, Abraham Samad Endus Kejanggalan Hukum

Menurut Abu, Kementerian Agama tidak bekerja sendiri. Upaya pemulihan dilakukan melalui kolaborasi erat dengan BAZNAS, lembaga amil zakat (LAZ), serta unsur masyarakat dan perguruan tinggi.

Kolaborasi ini memungkinkan intervensi yang lebih cepat, terukur, dan berkelanjutan, mulai dari dapur umum, air bersih, hingga sarana ibadah.

Ia menjelaskan, di Pidie Jaya, Kemenag meninjau posko BAZNAS yang menyediakan MCK darurat dan air bersih, termasuk meunasah yang terdampak.

Baca Juga: Disangka Relawan Luar Negeri, Menkes Ungkap Alasan Tim Medis Masuk Aceh Via Malaysia

Di lokasi lain, Kemenag bersama LAZ ASAR mendukung dapur umum yang melayani ratusan kepala keluarga, kegiatan gotong royong warga, serta pembersihan area masjid dengan dukungan alat berat.

Bantuan alat salat, Al-Qur’an, mukena, dan sarung juga disalurkan sesuai kebutuhan lapangan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Zahar Ali

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X