PINRANG.24JAMNEWS.COM - Upaya pencarian terhadap A. Wahab (78) yang diduga terseret arus banjir dari kawasan Dam Rontu terus digencarkan tim gabungan.
Operasi ini melibatkan personel Satuan Polairud Polres Bima Kota, BPBD, warga sekitar, serta unsur terkait lainnya.
Pencarian dilakukan sejak pagi dan diperluas hingga ke perairan Teluk Bima, Kamis, 20 November 2025.
Baca Juga: Sidang Uji Materiil UU Minerba, DPR Tegaskan Tak Ada Alih Kuasa Tambang
“Operasi pencarian ini melibatkan tim gabungan dari personel Sat Polairud Polres Bima Kota, BPBD, warga sekitar, serta unsur terkait lainnya,” jelas Kasi Humas Polres Bima Kota Ipda Baiq Fitria Ningsih dalam keterangan resminya.
Tim bergerak menyusuri aliran sungai dengan mengerahkan perahu karet serta perlengkapan keselamatan tambahan.
Arus yang masih deras akibat curah hujan tinggi membuat proses pencarian berlangsung penuh kehati-hatian.
Baca Juga: Sugiat Soroti Ketimpangan Guru Swasta Hingga Desak Reformasi Tata Kelola Pendidikan
Selain menyisir dari jalur air, petugas juga melakukan pemantauan dari tepi sungai dan titik-titik yang berpotensi menjadi lokasi terdamparnya korban.
“Tim gabungan masih melakukan penyisiran intensif baik melalui jalur darat maupun perairan. Kondisi arus yang cukup deras di sepanjang aliran sungai menjadi tantangan yang cukup besar,” lanjut Ipda Baiq.
Petugas memastikan setiap tahap pencarian dilakukan secara terkoordinasi. Kehadiran aparat di lapangan juga memberikan rasa aman bagi warga yang mulai khawatir akibat meningkatnya aktivitas banjir di wilayah tersebut.
Baca Juga: Ariel NOAH Resmi Perankan Dilan Dewasa: Saga Dilan Masuki Babak Baru
Langkah antisipasi pun turut disampaikan kepada masyarakat agar tetap waspada menghadapi cuaca ekstrem.
“Kami juga mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat intensitas hujan yang masih cukup tinggi,” tandasnya.
Artikel Terkait
Kehadiran Dokter Internship Perkuat Layanan Kesehatan, Bupati Pinrang Tekankan Manfaat untuk Masyarakat
Teknologi Masuk Kelas: Siswa Kini Nikmati Pembelajaran Lebih Dinamis dan Mudah Dipahami
Ketegangan Memuncak: China Protes Keras Jepang Soal Kebijakan Militer dan Taiwan
Pinrang Siapkan Folklore Festival 2025, Pemkab Fokus pada Manfaat Nyata untuk Masyarakat
Status Semeru Melonjak ke Level ‘Awas’, Ratusan Warga Mengungsi dan Otoritas Tingkatkan Kesiagaan