• Sabtu, 18 April 2026

Geopolitik Global Memanas, Andi Sudirman Sulaiman Titip Pesan Damai untuk Amerika Serikat

Photo Author
Zahar Ali, Pinrang 24 Jam
- Jumat, 27 Maret 2026 | 23:54 WIB
Pertemuan Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman dengan Kuasa Usaha Ad Interim Kedubes Amerika Serikat Peter M. Haymond di Makassar (Dok. Pemprov Sulsel)
Pertemuan Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman dengan Kuasa Usaha Ad Interim Kedubes Amerika Serikat Peter M. Haymond di Makassar (Dok. Pemprov Sulsel)

PINRANG.24JAMNEWS.COM - Upaya mendorong stabilitas keamanan internasional menjadi topik krusial dalam pertemuan diplomatik di Sulawesi Selatan.

Gubernur Andi Sudirman Sulaiman secara terbuka menyuarakan keprihatinan mendalam atas eskalasi konflik di Timur Tengah dan meminta penghentian kekerasan demi menjaga keseimbangan ekonomi serta kemanusiaan di tingkat global.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung saat Andi Sudirman menerima kunjungan Pejabat Kuasa Usaha Ad Interim Kedutaan Besar Amerika Serikat, Peter M. Haymond, yang didampingi Konsul Jenderal Christopher Green di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel pada Jumat 27 Maret 2026.

Baca Juga: Dorong Kontribusi Ekonomi, Andi Sudirman Ajak Saudagar Bugis-Makassar Bangun Kampung Halaman

Fokus utama pembicaraan tertuju pada dampak berantai dari ketegangan yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran terhadap negara-negara lain, termasuk Indonesia.

“Kami menyampaikan pesan damai sebagai bentuk keprihatinan terhadap kebijakan yang berpotensi memperluas konflik. Dampaknya tidak hanya dirasakan secara regional, tetapi juga secara global,” ujar Andi Sudirman.

Merespons aspirasi tersebut, Peter M. Haymond menyatakan bahwa pihaknya menaruh perhatian besar terhadap perspektif yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Baca Juga: Siasat 'Cerdik' KPK di Balik Drama Penahanan Yaqut Cholil, Mahfud MD Buka Suara

Ia memberikan jaminan bahwa pesan perdamaian dan poin-poin diskusi tersebut akan diteruskan secara resmi kepada pemerintah Amerika Serikat di Washington DC.

Dialog yang berlangsung secara terbuka dan konstruktif ini juga menyoroti pentingnya setiap negara untuk menahan diri dari tindakan provokatif.

Andi Sudirman menegaskan bahwa konfrontasi fisik hanya akan memperpanjang penderitaan rakyat dan menghambat proses pemulihan ekonomi dunia yang sedang diupayakan bersama.

Baca Juga: MAKI Soroti Beda Perlakuan KPK Terkait Tahanan Rumah Gus Yaqut Dan Bandingkan Dengan Kasus Lukas Enembe

Gubernur Sulawesi Selatan berharap agar pendekatan diplomasi dan kebijakan yang berorientasi pada kemanusiaan menjadi prioritas utama bagi seluruh pihak yang bertikai.

Menurutnya, stabilitas keamanan adalah kunci utama untuk mencapai pertumbuhan ekonomi global yang jauh lebih sehat dan berkelanjutan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Zahar Ali

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X