PINRANG.24JAMNEWS.COM - Kepolisian Resor (Polres) Pinrang kembali mempertegas komitmennya dalam menjaga kedisiplinan dan profesionalisme anggota.
Dalam apel pagi yang digelar di halaman Mapolres pada Kamis, 5 Maret 2026, pimpinan menekankan pengawasan ketat terhadap penggunaan senjata api (senpi) organik bagi seluruh personel.
Hal ini menjadi respons serius guna mencegah terjadinya penyimpangan prosedur di lapangan.
Kegiatan rutin yang dimulai pukul 08.00 WITA tersebut dipimpin oleh Kabag Logistik Polres Pinrang, AKP Muh Aidil Aqza, serta dihadiri oleh para Pejabat Utama (PJU) dan seluruh personel Mapolres Pinrang.
Apel diawali dengan doa bersama guna memohon kelancaran dalam pelayanan kepada masyarakat.
Dalam arahannya, AKP Muh Aidil Aqza menyoroti insiden penembakan yang tengah viral di Makassar. Ia mengingatkan bahwa penggunaan senjata api oleh anggota Polri memiliki aturan yang sangat ketat dan tidak boleh disalahgunakan.
“Terkait insiden yang terjadi di Makassar, pimpinan menegaskan akan langsung menarik senpi personel yang kedapatan membawa atau menggunakan senjata api tidak sesuai prosedur. Ini adalah bentuk penegakan disiplin dan komitmen kita untuk profesional,” tegas AKP Muh Aidil Aqza di hadapan personel.
Selain isu kedisiplinan senpi, Kabag Logistik juga menyampaikan agenda pemeliharaan lingkungan asrama polisi.
Rencananya, pada Jumat pagi pukul 07.30 WITA, akan dilaksanakan kegiatan kurvei atau kerja bakti di area depan asrama polisi, Jalan Basuki Rahmat.
Baca Juga: Transformasi Energi Nasional: Pemerintah Siapkan Skema Percepatan Konversi 120 Juta Motor Listrik
Seluruh personel diharapkan hadir dan terlibat aktif dalam kegiatan kebersihan tersebut sesuai dengan pembagian tugas yang telah ditentukan.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan lingkungan asrama tetap tertata rapi serta menanamkan rasa tanggung jawab terhadap fasilitas negara.
Artikel Terkait
Transformasi Baru Terorisme di Indonesia: BNPT Sebut Kondisi Kini Masuk Fase Manajemen Risiko
Antisipasi Dampak Konflik Global, Densus 88 Perketat Pengawasan Terorisme Jelang Lebaran 2026
Skandal Anggaran Makan Bergizi Gratis: KPK Selidiki Celah Korupsi di Tengah Isu Mark Up Bahan Baku
Menaker Tegaskan THR 2026 Wajib Dibayar Penuh: Dilarang Cicil dan Paling Lambat H-7 Lebaran
Indonesia Cetak Sejarah: Ekspor Perdana Ribuan Ton Beras Premium ke Arab Saudi Resmi Dilepas