• Sabtu, 18 April 2026

Rumah Kosong Ditinggal Salat Idulfitri, Brankas Berisi 1 Kg Emas di Pinrang Raib Digondol Maling

Photo Author
Zahar Ali, Pinrang 24 Jam
- Sabtu, 28 Maret 2026 | 01:02 WIB
Tangkapan layar rekaman CCTV yang beredar luas memperlihatkan dua pria berboncengan motor yang diduga sebagai tersangka pencurian brankas berisi  emas 1 kg di Pinrang (Dok. Ist)
Tangkapan layar rekaman CCTV yang beredar luas memperlihatkan dua pria berboncengan motor yang diduga sebagai tersangka pencurian brankas berisi emas 1 kg di Pinrang (Dok. Ist)

PINRANG.24JAMNEWS.COM - Nasib malang menimpa seorang warga di Jalan Kemuning, Kelurahan Penrang, Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang.

Sebuah hunian milik perempuan berinisial HMD menjadi sasaran komplotan pencuri tepat saat pemiliknya tengah melaksanakan ibadah Salat Idulfitri 1447 Hijriah.

Memanfaatkan kondisi rumah yang tak berpenghuni, pelaku berhasil membawa kabur brankas penyimpanan barang berharga dengan nilai kerugian yang sangat fantastis.

Baca Juga: Urai Kemacetan TPA Antang, Pemkot Makassar Kucurkan Rp23 Miliar untuk Akses Jalan dan Pedestrian

Peristiwa pembobolan ini terjadi pada pagi hari saat korban beserta seluruh anggota keluarganya menuju Masjid An-Nur untuk menunaikan ibadah tahunan tersebut.

Lokasi masjid yang tergolong dekat dengan kediaman korban diduga telah dipantau oleh pelaku yang menunggu momentum rumah dalam keadaan kosong.

Kasat Reskrim Polres Pinrang, AKP Ananda mengatakan telah menerima laporan resmi terkait hilangnya brankas yang di dalamnya tersimpan logam mulia dan uang tunai dalam jumlah besar.

Baca Juga: Geopolitik Global Memanas, Andi Sudirman Sulaiman Titip Pesan Damai untuk Amerika Serikat

"Kami mendapatkan laporan korban aksi pencurian brankas emas berisi 1 kilogram emas dan uang tunai puluhan juta," ungkap Ananda kepada awak media pada 26 Maret 2026.

Kronologi kejadian mulai terungkap ketika suami korban bersama adik laki-lakinya memutuskan untuk pulang lebih awal dari masjid.

Setibanya di halaman rumah, kecurigaan muncul setelah mereka melihat gembok pagar utama sudah dalam kondisi rusak dan tergeletak begitu saja di kursi teras depan.

Baca Juga: Dorong Kontribusi Ekonomi, Andi Sudirman Ajak Saudagar Bugis-Makassar Bangun Kampung Halaman

Tanpa membuang waktu, suami korban langsung memeriksa bagian dalam rumah untuk memastikan keamanan aset mereka.

Namun, kekhawatiran itu menjadi kenyataan saat ia naik ke lantai dua. Brankas besar yang semula tersimpan rapi di depan kamar utama sudah tidak ada di tempatnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Zahar Ali

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X