PINRANG.24JAMNEWS.COM - Kabar baik bagi calon jemaah haji Indonesia. Pemerintah resmi menurunkan biaya penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 sebesar Rp2 juta per orang, langkah yang dinilai langsung meringankan beban finansial masyarakat.
Kebijakan ini mendapat respons positif dari berbagai pihak, termasuk Wakil Sekretaris Jenderal Sarikat Penyelenggara Umroh & Haji Indonesia (Sapuhi), Adjie Mubarok, yang menilai penurunan biaya tersebut sebagai sinyal keberpihakan pemerintah kepada jemaah.
“Ini merupakan kebijakan yang cukup baik, meringankan para jemaah haji Indonesia,” kata dia, Kamis, 9 April 2026.
Baca Juga: WFH Diterapkan di Pinrang, Bupati Irwan Ingatkan ASN: Pelayanan Publik Tak Boleh Terganggu
Menurutnya, kebijakan ini menunjukkan adanya perhatian terhadap kemampuan ekonomi masyarakat, khususnya mereka yang telah lama menunggu keberangkatan haji.
“Kita berharap ke depannya bisa ada lagi penurunan biaya serta peningkatan pelayanan dalam pelaksanaan ibadah haji Indonesia,” imbuhnya.
Sebelumnya, Presiden RI Prabowo Subianto memastikan bahwa biaya haji 2026 tetap diturunkan meskipun harga avtur global mengalami kenaikan.
Baca Juga: Jalan Pinrang–Sidrap Dibedah Total, Ini Strategi Besar Pemprov Sulsel Perkuat Konektivitas
“Pelaksanaan haji tahun 2026 ini, kecuali pemerintah Arab Saudi menentukan lain, kita pastikan bahwa biaya haji tahun 2026 kita turunkan sekitar Rp2 juta walaupun harga avtur naik,” kata Prabowo dalam Rapat Kerja Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta.
Tak hanya soal biaya, pemerintah juga menyiapkan langkah strategis jangka panjang. Salah satunya dengan kepemilikan lahan di Makkah seluas 45 hektare yang akan dikembangkan menjadi kawasan khusus jemaah Indonesia.
Di lokasi tersebut, direncanakan pembangunan puluhan menara untuk menampung jemaah, sekaligus meningkatkan kenyamanan selama menjalankan ibadah.
Baca Juga: TKA dan Ujian Madrasah Digelar Bersamaan di Pinrang
Selain itu, pemerintah juga mengupayakan adanya terminal khusus bagi jemaah Indonesia di bandara Arab Saudi guna mempercepat proses kedatangan dan kepulangan.
“Saya minta izin dari Kerajaan Arab Saudi agar Indonesia bisa memiliki terminal khusus haji. Jadi nanti terminal itu khusus untuk jemaah kita, supaya proses masuk dan keluar bisa lebih cepat,” ujar Prabowo.