PINRANG.24JAMNEWS.COM - Lonjakan harga plastik yang terjadi secara nasional mulai dirasakan dampaknya hingga ke pelaku usaha kecil di daerah.
Di Kabupaten Pinrang, kenaikan bahan baku ini menekan langsung biaya operasional para pedagang, terutama sektor UMKM.
Sejak April 2026, harga plastik dilaporkan meningkat antara 30 hingga 100 persen. Kenaikan ini dipicu oleh terganggunya pasokan minyak dunia akibat konflik geopolitik global, yang berdampak pada bahan baku plastik impor di Indonesia.
Kondisi tersebut kini dirasakan oleh pelaku usaha kecil di Desa Makkawaru, Kecamatan Mattirobulu. Salah satunya adalah Yuni, pedagang es teh yang harus menghadapi lonjakan biaya harian.
Saat ditemui pada Senin, 13 April 2026, Yuni mengungkapkan bahwa modal operasionalnya meningkat drastis dibanding sebelumnya.
"Dulu, kebutuhan belanja (modal) untuk operasional sehari-hari hanya sekitar Rp100 ribu. Sekarang, saya harus merogoh kocek Rp200 ribu hingga Rp250 ribu hanya untuk kebutuhan yang sama," ungkapnya.
Baca Juga: HUT ke-66 Pinrang, Bantuan Rp5 Miliar Difokuskan ke Warga dan Ekonomi Produktif
Ia menjelaskan, kenaikan harga bahan baku seperti cup dan cup sealer menjadi salah satu penyebab utama membengkaknya biaya.
Sebelumnya, harga cup hanya sekitar Rp18 ribu per pak, kini naik menjadi Rp30 ribu. Sementara cup sealer mengalami kenaikan dari Rp38 ribu menjadi Rp58 ribu.
Kondisi ini membuat keuntungan yang diperoleh semakin tipis dan tidak sebanding dengan peningkatan biaya operasional.
Baca Juga: Progres Jalan MYP Pinrang Tembus 57 Persen, Gubernur Turun Langsung Pantau Lapangan
Situasi tersebut menempatkan Yuni pada posisi dilematis. Ia harus memilih antara menaikkan harga jual atau mempertahankan pelanggan di tengah tekanan biaya.
“Kalau harga dinaikkan, takut pelanggan protes atau beralih. Tapi kalau tetap, keuntungan yang didapat sekarang sangat tipis,” keluhnya.
Artikel Terkait
Jalan Pinrang–Sidrap Dibedah Total, Ini Strategi Besar Pemprov Sulsel Perkuat Konektivitas
WFH Diterapkan di Pinrang, Bupati Irwan Ingatkan ASN: Pelayanan Publik Tak Boleh Terganggu
Biaya Haji Turun Rp2 Juta, Pemerintah Siapkan Layanan Lebih Baik
Di Tengah Krisis Global, Prabowo Subianto Targetkan 100 GW Demi Energi Mandiri Indonesia
Praktik Senapan 3D di Sekolah Berujung Maut, DPR Soroti Dugaan Kelalaian Serius